Minggu, 15 April 2012

Sumber energi melimpah tetapi sia-sia

Indonesia, negara dengan sumber energi berlimpah tetapi mudah tergoncang oleh perubahan harga minyak dunia. Kenyataan ini merupakan akibat ketergantungan bangsa ini pada minyak. Sementara itu, berbagai sumber energi lainnya terabaikan. Bangsa ini bahkan hanya berbangga menjadi negara yang memiliki sumber energi berlimpah, namun tak mampu memanfaatkannya. Telah lama, kita mengetahui manfaat sinar matahari atau biogas, tetapi sampai saat ini kita masih tetap terpaku pada pemanfaatan minyak. Pemerintah yang diharapkan bisa mendorong pengembangan sumber-sumber energi itu justru lebih banyak cari gampangnya, minyak dunia naik maka minyak di Indonesia yang akan dijual kepada masyarakat pun harus naik. Padahal dalam logika masyarakat kecil, kita sebagai pemilik minyak harusnya bergembira bila ada kenaikan harga minyak dunia. Kita kan negara pengekspor minyak juga. Jadi harusnya kita senang dong.
Kini kita menantikan keberanian dan kemauan Pemerintah untuk memanfaatkan sumber energi lain selain minyak. Ini menjadi harapan bangsa Indonesia ini agar Pemerintah jangan hanya sebatas retorika kosong tanpa pelaksanaannya. Kalau kita bisa memanfaatkan semakin banyak energi matahari atau pun biogas yang berlimpah di Indonesia ini, kita tidak terlalu terpengaruh oleh kenaikan minyak dunia lagi sehingga "perang" antara para pelajar dan petugas keamanan,yang menjadi korban absentnya pemerintah saat didemo, tidak terjadi lagi. Dengan demikian energi kita yang selama ini terkuras untuk berbicara tentang boleh tidaknya menaikkan BBM bisa lebih dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar